06 Aug 2009 @ 6:16 AM 

Menggunakan Fasilitas Domain di C-Panel

Ok sekarang saatnya kita membahas kegunaan fasilitas domain di C-Panel hosting. Fasilitas domain ini digunakan untuk memanage segala sesuatu yang berhubungan dengan domain yang di gunakan di hosting. Berikut tampilan dari fasilias domain manage di C-Panel

Manage Domain C-panel
Gambar 23.1

Dari sana dapat dilihat ada 4 tools untuk memanage domain di web hosting C-Panel. Mari kita akan bahas satu demi satu kegunaan masing-masing tools tesebut.

1. Subdomain
Subdomain merupakan bagian yang berbeda dari main domain anda. Subdomain menggunakan nama domian utama dan awalan. Misalnya nama domain anda adalah contohdomain.com maka subdomain yang dapat digunakan oleh anda adalah xxx.contohdomain.com. Berikut kami paparkan cara menggunakan fasilitas ini.
Membuat Subdomain
Gambar 23.2

Untuk menggunakan fasilitas ini klik dulu subdomain yang ada di salah satu panel domain C-Panel. Kemudian dengan mengisi form subdomain dan dokumen root seperti gambar diatas subdomainn sudah akan terbuat secara otomatis setelah tombol create kita jalankan. Dokumen root merupakan folder yang akan digunakan untuk menyimpan semua file-file yang ada dalam subdomian tersebut. Folder ini berada dalam public_html main domain jadi jika akan menaruh file yang akan ditampilkan dalam subdomain anda maka upload lah dalam folder ini. Berikut ini contoh beberapa subdomian yang telah di buat dalam C-Panel hosting.

Manage Subdomain
Gambar 23.3

Dari subdomain yang sudah dibuat tidak harus langsung mengarah ke main hosting yang kita gunakan. Akan tetapi bisa di direct ke alamat lain yang kita mau. Sebagai contoh diatas adalah penggunaan subdomain mail.ipras.web.id yang kemudian di redirect ke http://ipras.web.id:2095, ini akan menyebabkan sub domian mail akan segera diarahkan ke port 2095 main domainnya yang tidak lain adalah port webmail C-Panel hosting sehingga akan memudahkan kita untuk mengingat dan login ke alamat subdomian tersebut yang telah umum di pake untuk sebuah webmail. Cara meredirect sebuat subdomain adalah sebagai berikut

create redirect subdomain
Gambar 23.4

dengan mengklik link shortcut manage redirection dari subdomian mana yang akan anda redirect, lihat pada list subdomain Gambar 23.3. Pada contoh diatas diambil subdomain ipras dari main domain zie.web.id yang akan di redirect ke alamat tertetu. Redirect domain ini sifatnya bebas, mau diisi alamt apapun bisa asal exist sesuai dengan yang telah di jelaskan diatas tadi.
2. Addon Domain
Addon domain atau kadang lebih dikenal dengan nama multi domain merupakan fasilitas tambahan dari hosting, ini memungkinkan domain lain di host di tempat yang sama dengan akun hosting yang anda miliki. Biasanya sebuah hosting provider memberikan fasilitas tambahan ini sesuai dengan besar space hosting yang ada ini dimaksudakan agar user dapat memanfaatkan kelebihan space yang ada. Untuk IIXMedia sendiri paket ini ditawarkan mulai space 100MB Paket Bisnis.
Menggunakan fasilitas addon domain ini akan kami jabarkan sebagai berikut
Addon domain di C-Panel
Gambar 23.5

Pertama: Domain yang di addon haruslah domain yang aktif bukan nama domain yang asal dan dapat di manage name servernya agar dapat diarahkan ketempat yang sama dengan main domainnya. Kedua : Domain yang akan di add di pointing ke server dimana main domainnya berada. Kedua syarat tadi harus di jalankan terlebih dahulu agar akun addon domain anda dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya adalah mengisi form addon domain seperti Gambar 23.6 dibawah ini
Addon domain di C-Panel
Gambar 23.6

Form isian New Domain Name diisi dengan nama domain yang akan anda gunakan sebagai addon domain. Subdomain/ftp Username akan digunakan sebagai subdomian dari domain utamanya dan username untuk masuk ftp akun addon domainnya. Untuk contoh diatas maka untuk mengakses webnya dapat dengan cara namadomainku.domainutama.com ataupun namadomainku.com dengan user name namadomainku untuk masuk ftp akunnya.
Kemudian dari sisi main host dapat dilihat dari file managernya dalam folder public_html ada folder baru namadomainku.com, dan dalam folder tersebut semua file-file hosting yang akan di load (ditampilkan) oleh domain namadomainku.com jika diakses lewat browser.

3. Parked Domain
Parked Domain merupakan fasilitas dari C-Panel hosting yang memungkinkan anda untuk menambahkan nama domain lain di hosting akun anda. Berbeda dengan addon domain, park domain tidak membuat folder baru dalam public_html hosting utama akan tetapi lokasinya akan sama dengan domain utama. Dengan kata lain apabila domain yang sudah di parked diakses maka tampilan di browser akan sama persis dengan domain utamanya. Oleh karena itu sebagian kalangan memberi nama parked domain dengan nama Domain Alias.
Parked Domain
Gambar 23.7

Untuk menggunakan fasilitas ini masukkan saja nama domain yang akan di park kedalam form park domain C-Panel maka otomatis domain akan ke park kedalam akun hosting yang bersangkutan.

4. Redirect
Redirect domain di cpanel ini berfungsi untuk menambahkan redirect domain maupun memanage redirect domian yang sudah ada dalam akun hosting anda. jadi semua fasilitas redirect yang sudah di bahas sebelumnya dapat juga di manage melalui Redirect Domain C-Panel ini. Untuk menambahkan redirect domain silahkan klik dulu link redirect domain yang ada di panel domain di C-Panel, kemudian kurang lebih akan tampil tampilan sebagi berikut
Menambahkan redirect domain lewat C-Panel
Gambar 23.8

Ada 2 macam jenis redirect yang ada yaitu temporer dan permanen, perbedaan diantara keduanya adalah pada pemberitahuan pengunjung website jika mengunjungi website anda. Jika menggunakan permanen redirect maka akan dapat pemberitahuan sedangkan yang temporer tidak mendapatkan pemberitahuan.
Untuk meredirect sebuah subdomain maupun domain, domain tersebut harus ada terlebih dahulu dapt dilihat dari Gambar 23.8 domain yang akan di redirect dipilih dahulu dari drop down menu yang ada kemudian diisikan dimana domain tersebut mau di redirectkan. Berikut tampilan beberapa dari redirect dari sebuah akun hosting.
Akun redirect Domain

Tags Categories: Uncategorized Posted By: Roy Keame
Last Edit: 06 Aug 2009 @ 06 16 AM

E-mailPermalinkComments (0)
 06 Aug 2009 @ 6:13 AM 

Memanage Database Hosting
Database merupakan salah satu terobosan di bidang design website. Karena pada awalnya dulu muncul website hanya berisikan file-file statis yang tentu saja sangat membosankan dan memakan banyak space di hosting. Kemudian ditemukan cara mengintegrasikan script web dengan database ini membuat desain web menjadi dinamis dan tentusaja juga menghemat pemakaian space hosting dan bandwidth. Kemudian diakhir-akhir taun ini para pecinta web telah dimanjakan lagi dengan kelahiran CMS (Content Management Sistem) yang lebih mempermudah orang untuk mengelola websitenya tanpa harus coding siang malam mengerjakan website. CMS yang paling di gandrungi para web developer paling tidak ada 2 yaitu Wordpress dan Joomla. Untuk kedua CMS ini cara setupnya awalnya hampir sama, karena memang menggunakan perpaduan antara script dan database. paling tidak yang paling penting di setup saat instalasi adalah form dibawah ini.

Apabila diinstal di lokal maka kita dapat mengisi konfigurasi tersebut sesuka kita, akan tetapi apabila di hosting apalagi shared hosting maka harus mengikuti aturan main dari server tempat kita menaruh CMS website kita. Untuk nama Database haruslah dengan format user_namaDB , username user_namauser, Database Host localhost, sedangkan password dan awalan (prefix) bebas mau diisi dengan apa saja. Awalan user yang ada di depan nama database dan nama user tidak lain adalah username cpanel hosting anda.
Di dalam C-Panel sudah ada bagian tersendiri untuk memanage database dari tools yang di sediakan dari C-Panel hosting. Dibawah ini tampilan yang ada di C-Panel hosting.

Kita akan bahas cara menggunakan Database MySQL yang ada pada gambar diatas mulai dari sebelah kiri.
MySQL Database
Digunakan untuk memanage seluruh database yang ada di akun hosting anda. Mulai dari menambah/menghapus/mencek/memperbaiki database, menambah/menghapus user database hingga memberi hak user mengakses database dapat dilakukan dalam MySQL Database ini. Berikut tampilan dari MySQL database C-Panel

dari gambar 24.2a diatas kita sudah dapat mengetahui fungsi apa saja yang dapat kita kerjakan saat memanage database hosting. Kemudian untuk memberi ijin kepada user untuk mengakses database dapat dilihat dari gambar berikut ini:

Jika ingin membuat user baru tinggal mengisi form new user kemudian jika ingin memberi hak akses user untuk database tertentu tinggal pilih user yang mau di add dan pilih databse yang di inginkan kemudian klik tombol add. Pada Gambar 24.2a dapat dilihat nama database dan user DB yang diijinkan untuk mengakses DB tersebut. Awalan (prefik) yang muncul pada tampilan Gambar 24.2b zieweb otomatis terbuat saat kita membuat user atupun database, jadi waktu create user zieweb_coba yang di ketik di form isin user hanyalah coba, tidak menggunaka zieweb, zieweb muncul. Hal tersebut otomatis dilakukan oleh server untuk mengidentifikasi sub user dari zieweb, hal ini juga berlaku untuk nama database.

MySQL Database Wizard
Ini merupakan fasilitas dari C-Panel hosting untuk membuat database baru tahap demi tahap, sehingga sangat memudahkan bagi user pemula untuk membuat database baru di hostingannya. Berikut kami perlihatkan bagaimana memulai membuat sebuat database baru untuk website anda.

Tahap Pertama
Mengisikan nama database yanga akan dibuat, berikut tampilan isian formnya

isilah nama form yang tampil seperti gambar diatas dengan nama database yanga akan anda buat menggunakan karakter huruf dan angka. Setalah diisikan lanjutkan ketahap selanjutnya dengan menekan tombol Next Step.

Tahap Kedua
Mengisi user database dan password yang digunakan untuk mengakses DB yang telah di buat diawal tadi. Berikut tampilan form nya

password bisa menggunakan tombol generate password atau kita isi sesuka kita agar mudah menghafalnya, misal diisi dengan password yang biasa kita gunakan. Apabila twah ada tanda ok semua dapat dilihat tanda centang hijau di sebelah kanan form isian tiap-tiap form maka dapat dilanjutkan ke langkah selanjutnya dengan menekan tombol Next Step.

Tahap Ketiga
Di tahap ini dilakuan pemberian ijin(previlage) sampai sejauh mana user mengakses databse yang sudah dibuat. Berikut tampilan form nya.

Dapat dilihat dari Gambar 24.5 user yang akan di di beri akses adalah user zieweb_cobadb dengan nama database zieweb_cobabuat, apakah masih muncul pertanyaan kenapa menggunakan awalan zieweb ? sudah di jelaskan di penjelasan sebelumnya kan? Akan tetapi untuk memperjelas lagi kami coba sampaikan lagi untuk anda, pemberian awalan itu dikarenakan database ini ada di server shared hosting yang bisa jadi ada user dan nama database yang jumlahnya puluhan, oleh karena di perlukan pengeditifikasi bagi server untuk mengetahui user dan database mana yang minta untuk di service oleh server. Maka digunakan zieweb sebagai awalan yang tidak lain adalah username cpanel dari hosting. Sehingga user dan nama database yang dibuat tadi merupakan sub user dan database dari zieweb. Dengan begitu maka server akan dengan mudah memberikan layanan bagi yang membutuhkan layanan databse ini.
Kemudin untuk pemberian ijin user sesuai kebutuhan dari yang akan menggunakan, untuk yang awal membuat database ini berikanlah previlage full bagi user database untuk mengakses databse yang sudah di buat tadi agar dapat dengan mudah nanti user database yang digunakan oleh script cms untuk mengakses database untuk mengeksekusi sesuatu.

Tahap Keempat
Di langkah keempat ini merupakan review, dan pilihan akan melakukan tindakan apa setelah membuat database ini. Berikut tampilan di step keempat yang merupakan step terakhir untuk membuat database di hosting

PHPMyAdmin
Phpmyadmin digunakan untuk memanage database dengan mudah tabel-tabel databasenya, karena apabila tidak menggunakan PHPmyadamin ini memange databse akan sangat susah apalagi bila database sudah sangat besar karena dengan tampilan layar hitam hihi.. (dengan comand saja). Phpmyadamin ini akan sangat membantu apa bila kita mendapati kesalahan dalam input data pada web, kita bisa langsung mengeditnya di database. Ini tidak disarankan bagi pemula akan tetapi tidak apa-apa juga apabila mau mencobanya. berikut tampilan PHPMyadmin

Tags Categories: Uncategorized Posted By: Roy Keame
Last Edit: 06 Aug 2009 @ 06 13 AM

E-mailPermalinkComments (1)
\/ More Options ...
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 14
  • Comments » 2
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife « Default
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LiteLight
  • No Child Pages.
  • No Child Pages.